Ribuan Alumni Hadiri Halal Bihalal IKAPETE 2026
4 mins read

Ribuan Alumni Hadiri Halal Bihalal IKAPETE 2026


Suasana halal bihalal di Pesantren Tebuireng Jombang (foto: irsyad)

Tebuireng.online— Ikatan Keluarga Alumni Pesantren Tebuireng (IKAPETE) kembali menggelar acara Halal Bihalal dan Temu Alumni Nasional pada Sabtu (18/04/2026). Kegiatan ini dipusatkan di halaman Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur.

Tampak hadir di lokasi antara lain Pengasuh Pesantren KH Abdul Hakim Mahfudz, Kiai Musta’in Syafi’i, Gus Fahmi Amrullah, Gus Didik, Gus Irfan, Gus Riza, Gus Mughni, Nyai Lelly, Nyai Shinta, Nyai Rina, Nyai Didik, Ning Ninik, Nyai Ainul Fadhilah.

Baca Juga: Prof. Masykuri Kembali Pimpin Presnas IKAPETE, Saldo Organisasi Tembus Rp 1 Miliar

Panitia melaporkan telah disiapkan 1.000 porsi jamuan untuk menyambut para tamu yang hadir. Tak hanya dari Pulau Jawa, para peserta tercatat datang dari berbagai penjuru seperti Sumatera, Nusa Tenggara Timur (NTT), bahkan ada alumni yang sengaja datang jauh-jauh dari Australia demi menghadiri agenda tahunan ini.

Ketua Presidium Nasional IKAPETE, Prof. Dr. H. Masykuri Bakri, melaporkan bahwa pembangunan Graha IKAPETE telah menyelesaikan tahap pengurukan tanah selama 3 bulan dengan total anggaran senilai Rp850 juta. Proyek yang ditaksir senilai total Rp10 miliar ini hari ini telah melewati tahap pemancangan 104 tiang.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Masykuri menegaskan bahwa kunci utama pembangunan ini adalah persatuan keluarga besar Tebuireng.

“Tanpa persatuan kita tidak akan bisa membangun,” ujarnya.

Baca Juga: Ngopi dan Ngaji IKAPETE: Prof. Masykuri Bakri Tekankan Profesionalitas Alumni

Ribuan alumni hadiri acara halal bihalal di Pesantren Tebuireng (foto: irsyad)

Pengasuh Pesantren Tebuireng, K.H. Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin, dalam sambutannya mengawali dengan menyampaikan keutamaan halal bihalal merupakan bentuk takwa kepada Allah. Kemudian membahas mengenai menjadi santri tebuireng merupakan memiliki amanah memperjuangkan kemerdekaan dan mempertahankan kemerdekaan sebagaimana pada masa Hadratusyaikh. Selain itu, Gus Kikin juga berpesan untuk mengikuti modernisasi.

Baca Juga: Perkuat Persatuan Alumni, Pembangunan Graha IKAPETE di Tebuireng Resmi Dimulai

“Mau tidak mau kita harus masuk, kalau tidak kita ketinggalan,” ucap Gus Kikin.

Kesan mendalam pada halal bihalal ini juga disampaikan Mohammad Sajad, alumnus asal Jombang. Ia teringat apa yang telah dipelajari di Tebuireng tentang pentingnya niat dalam belajar agar segalanya tertata. Baginya, manfaat ilmu pesantren sangat terasa ketika sudah terjun ke masyarakat.

“Kalau masih di sini belum, kalau sudah keluar terasa,” pungkasnya.

Sementara itu, Urip asal Banyumas mengaku selalu antusias hadir setiap tahun untuk menjaga hubungan guru dan murid. “Hubungan santri dengan guru seperti keluarga, baik di sini, maupun setelah di tempat masing-masing,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Sururi, alumnus tahun 1986 dari Gresik, menambahkan bahwa didikan organisasi di Tebuireng adalah bekal utama di masyarakat.

Baca Juga: Soroti Minimnya Gen Z di Acara Alumni, Gus Irfan: Beri Mereka Ruang Jadi Panitia

“Santri kalau bersungguh-sungguh mengaji, aktif organisasi, InsyaAllah nanti akan mudah implementasi di masyarakat,” kata Sururi.

Selain itu, dengan adanya kegiatan rutinan seperti ini ia mengaku bersyukur dan senang dapat berziarah, sowan dengan pengasuh, bertemu sesama alumni, serta mendapatkan wejangan.

“Tidak boleh putus dengan Kiai kalau ingin ilmu bermanfaat, paling tidak motivasi untuk berjuang di masyarakat, meniru dan meneladani kiai yang ada di Tebuireng, kita harus berdakwah jihad di lingkungan kita masing-masing,” pungkasnya.



Pewarta: Ilvi
Editor: Rara Zarary


PakarPBN

A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.

In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.

The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.

Jasa Backlink

Download Anime Batch

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *