Mengenal Bu Dwi: Sosok Guru yang Memiliki Suara Indah dan Multitalent
5 mins read

Mengenal Bu Dwi: Sosok Guru yang Memiliki Suara Indah dan Multitalent


Tebuireng Online. Terdapat sesuatu yang menarik dari kegiatan upacara 17 Agustus 2025, di Pesantren Tebuireng. Upacara yang diikuti oleh seluruh santri mulai dari tingkatan SLTP & SLTA, tersebut pecah ruang menjadi sebuah ajang hiburan yang sangat membekas di benak para peserta upacara. Yakni dengan hadirnya salah satu guru sekolah unit MTs Salafiyyah Syafi’iyah Tebuireng yang membawa beberapa lagu dengan suaranya sungguh merdu.

Tidak hanya menarik perhatian dari para santri yang berbaris memenuhi lapangan Tebuireng, tetapi sosok guru tersebut juga langsung dapat memikat hati Ibu Nyai Hj. Lelly Lailiyah Hakim, selaku istri dari KH. Abdul Hakim Mahfudz Pengasuh Pesantren Tebuireng.

Nama guru yang memiliki talenta suara merdu tersebut adalah Dwi Sasmita Ningtyas, salah seorang guru pengajar di Unit MTs Salafiyyah Syafi’iyah yang sudah memulai mengajar sejak tahun 2011. Salah satu keahlian bidang ilmu yang dimiliki adalah, keilmuan IPA dan bahasa Inggris. Maka dalam kesempatan kali ini tim Tebuireng Online berkesempatan untuk mewawancarai beliau. Berikut simak hasil wawancara tim tebuireng.online dengan narasumber:

Mungkin Bu Dwi bisa menceritakan bagaiamana proses menjadi pengiring musik saat pelaksanaan upacara 17 Agustus?

Jadi 2 minggu sebelum acara upacara 17 Agustus kemarin itu Saya dipanggil oleh waka kesiswaan  yang kebetulan jadi panitia. Nggih, Pak Khairur Rosidin, Pak Udin itu. Beliau menyampaikan bahwa panitia hari kemerdekaan ingin sesuatu yang baru, sesuatu yang berbeda. Yang mana sesuatu berbeda itu, saya diminta untuk menyanyikan lagu nasional di upacara 17 Agustus tahun ini. Pak Khairur Rosidin, menunjuk saya untuk hal tersebut bukan tanpa alasan, tetapi beliau tahu bahwa saya ini dilihat memiliki potensi menyanyi, sehingga menerima tawaran tersebut saya sendiri tidak keberatan dan cukup merasa senang. Hingga akhirnya saya bersedia.

Majalah Tebuireng

Bagaimana persiapan Bu Dwi untuk menyiapkan atau Latihan menjelang upacara 17 Agustus ini?

Alhamdulillahnya, dari tim Paduan suara MTs Salafiyyah Syafi’iyah Tebuireng diminta untuk turut tampil pada pelaksanaan 17 Agustus tersebut. Sehingga sekitar 2 minggu setiap hari itu saya latihan bersama-sama tim Paduan suara untuk kembali melatih suara saya, agar bisa tampil maksimal.

Bu Dwi ini memang sudah lama berkecimpung dalam dunia menyanyi atau bagaimana?

 Saya hobi menyanyi sebenarnya sejak dari SMA sampai kuliah. Nah saat berkuliah, saya menyanyi  buat tambahan uang saku kuliah waktu itu ya. Saya nyanyi juga dari panggung ke panggung seperti itu. Saat lulus kuliah itu tahun 2011 saya ngelamar menjadi guru di unit sekolah MTs Salafiyyah Syafiyah Tebuireng. Saat dites wawancara teryata tim penjamin mutu mengetahuin bahwa saya adalah penyanyi gitu. Padahal saya sendiri tidak menceritakan hal tersebut, bahkan di CV saya sendiri pun tidak ada keterangan bahwa saya punya pengalaman dalam dunia tarik suara.

Kemudian saya dikasih pilihan, bila diterima menjadi guru di sini(MTs SS) saya akan tetap melanjutkan bernyanyi dari panggung ke panggung atau berhenti secara total? Karena dalam tugas menjadi guru, tidak bisa dibersamai dengan kegiatan menyanyi. Hingga pada akhirnya saya memutuskan untuk fokus menjadi guru di MTs bila diterima. Hingga saat ini saya mengfokuskan diri untuk mengajar dan menjadi guru saja dan meninggalkan dunia tarik suara, sekitar 14 tahun lamanya.

Bagaimana perasaan Bu Dwi ketika kembali menyanyi di hadapan banyak orang setelah berhenti selama 14 tahun?

Perasaan senang itu sudah pasti adanya yah mas, karena sudah cukup lama sekali meninggalkan panggung tarik suara dalam arti menyanyi di hadapan banyak orang. Terlebih lagi ini adalah pengalaman pertama saya menyanyi di hadapan para santri, kyai, bu nyai, dzurriyah dan segenap guru-guru. Sehingga awal-awal ada perasaan ‘nerves’ tapi alhamdulillah bisa saya atasi dengan memaksa agar perasaan gugup itu hilang, sehingga saya akhirnya memberikan penampilan yang cukup maksimal.

Ada hal yang di luar dugaan saya, teryata Bu Nyai Hj. Lely Lailliyah Hakim memberikan apresisasi yang luar biasa terhadap penampilan saya. Bahkan Bu Nyai memuji suara saya. Beliau berkata; “bagus sekali suaranya, dan dari unit mana yah Bu Dwi ini?”. Karena mendapatkan apresisasi baik dari Bu Nyai, saya berinisiatif untuk mempersembahkan sebuah lagu dengan judul ‘jatuh cinta sejati’ yang saya persembahkan khusus untuk KH. Abdul Hakim Mahfudz, yang kebetulan saat itu sedang merayakan ulang tahun ke-67.

Apa Kesan dan pesan yang ingin disampaikan oleh Bu Dwi?

Pertama-tama, saya ucapkan terimakasih dan rasa Syukur kepada pihak panitian 17 Agustus ini, kepada pengasuh, kepada dzuriyah yang telah memberikan kesempatan pada saya. Kemudian saya juga berpesan kepada para santri Pesantren Tebuireng, bahwa ketika kita memiliki bakat janga merasa dibatasi untuk bakat kita. Karena dalam hidup ini yang menentukan kesuksesan kita bukan hanya secara akademik saja tapi secara non akademik skill. Nah, itu bisa bahkan peluang untuk mencapai kesuksesan pun bisa diraih, bisa dibuka dari bakat-bakat yang kita miliki. Kan sebenarnya santri-santri ini banyak bakatnya ya Mas. Ada yang ya yang ada yang pintar nyanyi juga, pintar nggambar, di bidang olahraga juga ada. Dan semoga pondok pesantren juga nanti lebih bisa kasih wadah untuk pengembangan bakat-bakat tersebut.

Selain memiliki bakat menyanyi yang sangat indah, Bu Dwi juga salah satu guru Pesantren Tebuireng, yang memiliki segudang prestasi di bidang akademik seperti, peraih juara terbaik 1 jenjang MTs  pada lomba Best Practice Madrasah Negeri dan Swasta dalam rangka HAB Kementrian Agama ke-77 tahun 2023. Kemudian juga beliau pernah mendali emas, dari pusat olimpiade sains Indonesia, dalam lomba Islamic Science Olympiad 2023.

Nama lengkap: Dwi Sasmita Ningtyas, S.Pd

Tempat tanggal lahir: Jombang, 17 April 1988

Pendidikan: S1 Pendidikan Biologi Universitas Negeri Surabaya

Posisi guru: Mengampu mapel IPA dari tahun 2011-sekarang

*Wawancara oleh Dimas Setyawan Saputro





apasportacademy

Berita Olahraga

News

Berita Terkini

Berita Terbaru

Berita Teknologi

Seputar Teknologi

Drama Korea

Resep Masakan

Pendidikan

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *